Allah ﷻَ
Rasulullah ﷺ

Risalah Ar-Rahman

RISALAH-ALLAHَ:

RISALAH-ALLAH: "AKU ALLAH LANGSUNG BERBICARA (DI BALIK TABIR DI DALAM QALBUNYA) KEPADANYA SEPERTI MUSA, SEMUA ADA PASANGANNYA... RUQHOYYA SAKSI DARI SEMUA KEHENDAK-KU DI AKHIR ZAMAN"


25 Juni 2026

Bismillaahirrahmaanirrahiim

"Wahai Ruqhoyya! Tulislah Pesan-Ku! Pesan-Ku berbahaya dan menakutkan (Allah Ilhamkan dalam qalbu), buka surat Al-Qiyamah ayat 17 sampai ayat 19 bukalah! Itulah Ilham qalbu sanubari pada Saksi-Ku, Wahyu jika kepada Nabi-nabi-Ku.
Aku Allah langsung berbicara (di balik tabir di dalam Qalbu nya) kepadanya seperti Musa, semua ada pasangannya... Ruqhoyya saksi dari semua Kehendak-Ku di akhir zaman, jika saudaranya membuangnya, Aku datangkan saudara/i yang tidak bertalian darah dari negeri-negeri di dunia dan Mereka saling berkasih-sayang kepada Ruqhoyya, Karena-Ku Allah. Apabila suaminya membuangnya, Aku Allah berikan ganti yang lebih baik, jika tidak terdapat di bumi, Aku Allah turunkan dari Langit-Ku, dan Tamatlah dunia Kalian.
Terpisahlah Golongan Kanan dan Golongan Kiri, orang-orang yang beriman dan orang-orang yang ingkar, apabila ad-dajjal datang tiba-tiba, Kalianlah pengikut yang ingkar Kepada-Ku Allah.
Aku Allah berikan saudara laki-laki terbaik di dunia, mereka saling berkasih-sayang Karena-Ku Allah, mereka tidak akan menyakiti Saksi-Ku, seperti saudara-saudarinya dan suaminya, karena Pesan-Ku Allah, karena Takdir Dari-Ku Allah, orang-orang yang berlaku zalim Aku Allah perlihatkan di muka bumi, azab akan merata di mana-mana, bencana di mana-mana, bagi Kalian hanya Patuh dan taat Kepada-Ku Allah, Aku Allah pemberi balasan yang setimpal. Bukalah surat Al-Qiyamah dan berimanlah kepada Ayat-ayat-Ku!"

Surat Al-Qiyamah
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Artinya:

Ayat 1: "Aku bersumpah demi hari Kiamat."
Ayat 2: "Aku bersumpah demi jiwa yang sangat menyesali (dirinya sendiri)."
Ayat 3: "Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang-belulangnya?"
Ayat 4: "Tentu, (bahkan) Kami mampu menyusun (kembali) jari-jemarinya dengan sempurna."
Ayat 5: "Akan tetapi, manusia hendak berbuat maksiat terus-menerus."
Ayat 6: "Dia bertanya, 'Kapankah hari Kiamat itu?'"
Ayat 7: "Apabila mata terbelalak (ketakutan), "
Ayat 8: "bulan pun telah hilang cahayanya, "
Ayat 9: "serta matahari dan bulan dikumpulkan, "
Ayat 10: "pada hari itu manusia berkata, 'Ke mana tempat lari?'"
Ayat 11: "Sekali-kali tidak! Tidak ada tempat berlindung."
Ayat 12: "(Hanya) kepada Tuhanmu tempat kembali pada hari itu."
Ayat 13: "Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dia kerjakan dan apa yang telah dia lalaikan."
Ayat 14: "Bahkan, manusia menjadi saksi atas dirinya sendiri"
Ayat 15: "walaupun dia mengemukakan alasan-alasan(-nya)."
Ayat 16: "Jangan engkau (Nabi Muhammad) gerakkan lidahmu (untuk membaca Al-Qur'an) karena hendak tergesa-gesa (menguasai)-nya."
Ayat 17: "Sesungguhnya tugas Kamilah untuk mengumpulkan (dalam hatimu) dan membacakannya."
Ayat 18: "Maka, apabila Kami telah selesai membacakannya, ikutilah bacaannya itu."
Ayat 19: "Kemudian, sesungguhnya tugas Kami (pula)-lah (untuk) menjelaskannya."
Ayat 20: "Sekali-kali tidak! Bahkan, kamu mencintai kehidupan dunia, "
Ayat 21: "dan mengabaikan (kehidupan) akhirat."
Ayat 22: "Wajah-wajah (orang mukmin) pada hari itu berseri-seri."
Ayat 23: "Memandang Tuhannya."
Ayat 24: "Dan wajah-wajah (orang kafir) pada hari itu muram,"
Ayat 25: "mereka yakin bahwa akan ditimpakan kepadanya malapetaka yang sangat dahsyat."
Ayat 26: "Tidak! Apabila (nyawa) telah sampai ke kerongkongan,"
Ayat 27: "dan dikatakan (kepadanya), 'Siapa yang dapat menyembuhkan?'"
Ayat 28: "dan dia yakin bahwa itulah waktu perpisahan (dengan dunia),"
Ayat 29: "dan bertaut betis (kiri) dengan betis (kanan),"
Ayat 30: "kepada Tuhanmu lah pada hari itu kamu dihalau."
Ayat 31: "Karena dia (dahulu) tidak mau membenarkan (Al-Qur`an dan Rasul) dan tidak mau melaksanakan salat,"
Ayat 32: "tetapi justru dia mendustakan (Rasul) dan berpaling (dari kebenaran),"
Ayat 33: "kemudian dia pergi kepada keluarganya dengan sombong."
Ayat 34: "Kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu,"
Ayat 35: "kemudian kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu."
Ayat 36: "Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawaban)?"
Ayat 37: "Bukankah dia mulanya hanya setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim),"
Ayat 38: "kemudian (mani itu) menjadi sesuatu yang melekat, lalu Allah menciptakannya dan menyempurnakannya,"
Ayat 39: "lalu Dia menjadikan darinya sepasang laki-laki dan perempuan."
Ayat 40: "Bukankah (Allah yang berbuat) demikian berkuasa (pula) menghidupkan orang mati?"


Ulaa'ika 'alaa hudammirrabbihim wa ulaa'ika humul-muflihuun
Aamiin, yaa Allah, yaa Rabb, yaa Sami', yaa Bashir, Alhamdulillah


Keywords:
#Ruqhoyya; #Ruqhoya; #Ruqhoyyah; #Ruqhaya; #Ruqhoyya-bint-Ahmad; #Ahmad-Habibi; #Grup-Ahmad-Habibi; #Grup-Ahmad-Habibi-Muhammad; #Ahmad-Habibi-Grup